Festival Pacu Jalur, tradisi perlombaan perahu panjang khas Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, kini telah resmi menjadi bagian dari kalender pariwisata nasional melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai upaya untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia ke kancah internasional. TikTok+13Topik Publik+13KMI – Kreasi Muda Indonesia+13
Selain pengakuan resmi, Pacu Jalur juga mencuri perhatian dunia maya. Sebuah video menampilkan seorang anak bernama Rayyan Arkan Dikha yang menari di ujung perahu saat perlombaan berlangsung menjadi viral di TikTok. Gerakan khasnya yang santai dan penuh percaya diri, yang dikenal dengan sebutan “Aura Farming”, menginspirasi banyak orang di seluruh dunia untuk menirunya. Fenomena ini bahkan menarik perhatian selebriti internasional dan klub sepak bola ternama. Republika Online+2Topik Publik+2KMI – Kreasi Muda Indonesia+2KMI – Kreasi Muda Indonesia+5FAJAR+5Indiatimes+5Wikipedia+14Instagram+14Indiatimes+14
Pacu Jalur bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat Riau. Setiap perahu, yang disebut “jalur”, dapat menampung hingga 60 pendayung dan dihiasi dengan ukiran serta dekorasi khas. Proses pembuatan jalur melibatkan ritual adat dan kerja sama komunitas. TikTok+4Topik Publik+4KMI – Kreasi Muda Indonesia+4Wikipedia
Dengan masuknya Pacu Jalur ke dalam kalender nasional dan viralitasnya di media sosial, tradisi ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan memperkenalkan budaya Riau ke dunia internasional.