Dalam respons terhadap tekanan perubahan iklim, berbagai kebijakan publik dan korporasi besar kini menegaskan bahwa listrik harus berasal dari sumber terbarukan. Langkah ini menandai pergeseran penting dalam lanskap energi global.
Regulasi & Standar Baru Memaksa Perusahaan Beralih Hijau
-
Negara-negara dan wilayah seperti California (AS) menggulirkan mandat energi bersih melalui undang-undang seperti Inflation Reduction Act, yang memberikan insentif pajak untuk energi terbarukan efektif mulai 2025 US EPA.
-
Pada tingkat korporat, inisiatif RE100 menetapkan standar global: perusahaan anggota diwajibkan memanfaatkan 100 % listrik terbarukan paling lambat tahun 2050 World Economic Forum+2Financial Times+2.
Perusahaan Global Ambil Langkah Nyata: Bukan Sekadar Janji
-
Microsoft meneken kesepakatan pengadaan energi terbarukan senilai 10,5 GW dengan Brookfield Renewable, untuk memenuhi kebutuhan listrik ramah lingkungan pada 2026–2030 di AS dan Eropa The Wall Street Journal.
-
Amazon menepati posisinya sebagai pembeli energi terbarukan terbesar dengan menandatangani 15,7 GW PPA (Power Purchase Agreements)—bagian dari target 100 % energi hijau pada 2030 TIME+2Barron’s+2.
-
Perusahaan lain seperti Unilever dan Arla juga aktif terlibat dalam perjanjian daya terbarukan (PPA) untuk menjamin sumber listrik mereka ramah lingkungan dan mendorong pembangunan infrastruktur baru Financial Times.
-
Meskipun kebijakan iklim global terpolarisasi, sebagian besar korporasi besar justru semakin memperkuat komitmen mereka terhadap target nol emisi (net-zero) dan penggunaan energi hijau theaustralian.com.au.
Manfaat & Tantangan
Manfaatnya:
-
Stabilisasi biaya energi dan mitigasi risiko regulasi di masa depan.
-
Reputasi merek semakin hijau, menarik konsumen dan investor peduli lingkungan.
-
Mendorong pertumbuhan sektor energi terbarukan melalui permintaan jangka panjang (PPA).
Tantangan:
-
Ketersediaan listrik hijau bisa terbatas di beberapa daerah.
-
Dibutuhkan dukungan kebijakan publik serta investasi besar untuk memenuhi target perusahaan.
Kesimpulan
Tren Utama | Dampak & Catatan |
---|---|
Mandat energi hijau global | RE100 dan undang-undang seperti IRA dorong perubahan nyata |
Korporasi besar beraksi | Microsoft, Amazon, Unilever, Arla memimpin langkah hijrah energi |
Manfaat strategis | Hemat biaya, reputasi hijau, fondasi untuk net-zero |
Hambatan teknis dan kebijakan | Infrastruktur masih perlu ditingkatkan, regulasi mendukung sangat dibutuhkan |