OTT KPK di Inhutani V: Uang Rp2 Miliar Disita, Sejumlah Orang Diamankan

Tanggal: 13 Agustus 2025
Kategori: Korupsi / BUMN

Ringkasan Utama

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Inhutani V, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor kehutanan. Dalam operasi ini, sejumlah orang diamankan untuk dimintai keterangan, dan petugas dikabarkan menyita uang sekitar Rp2 miliar yang diduga terkait praktik suap.

Kronologi OTT

Operasi dimulai dari informasi intelijen yang dikembangkan penyidik KPK terkait dugaan adanya transaksi suap atau gratifikasi di lingkup Inhutani V.
Pada Rabu sore, tim KPK bergerak cepat ke beberapa lokasi yang sudah dipantau, termasuk kantor dan kediaman pihak yang dicurigai. Sejumlah individu diamankan di tempat berbeda, kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan awal di gedung KPK.

Temuan Awal

  • Uang tunai ± Rp2 miliar ditemukan dalam bentuk pecahan rupiah dan valuta asing.

  • Dokumen dan perangkat komunikasi (ponsel, laptop) turut diamankan untuk dianalisis lebih lanjut.

  • Dugaan awal mengarah pada transaksi terkait pengelolaan lahan atau proyek kerja sama dengan pihak swasta.

Pernyataan Resmi KPK

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT ini namun belum membeberkan detail konstruksi perkara. Ia menegaskan bahwa informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah proses pemeriksaan 1×24 jam terhadap para pihak yang diamankan.

Dampak Potensial

  1. Reputasi BUMN — Kasus ini bisa mencoreng citra perusahaan negara di sektor kehutanan.

  2. Pengelolaan aset negara — Jika terbukti, akan ada audit menyeluruh terhadap pengelolaan lahan dan kerjasama komersial Inhutani V.

  3. Efek domino hukum — OTT ini berpotensi menyeret pejabat internal BUMN maupun pihak eksternal yang terlibat.

Kesimpulan

OTT di Inhutani V memperlihatkan bahwa sektor kehutanan tidak luput dari praktik korupsi. Penyelidikan lanjutan akan menentukan apakah kasus ini terkait dengan suap perizinan, proyek kerja sama, atau pengelolaan aset BUMN. Publik kini menunggu hasil ekspos KPK untuk mengetahui siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

Related Posts

Bali United Tundukkan PSIS Semarang di Pertandingan Sengit

Bali United berhasil menundukkan PSIS Semarang dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua tim menampilkan…

PSS Sleman Tampil Menggigit Meski Kalah Tipis dari Persikabo

PSS Sleman menunjukkan performa yang patut diacungi jempol meski kalah tipis dari Persikabo dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sejak menit awal, kedua tim saling bertukar…

You Missed

Gajah – Tulus: Lagu Masa Kecil Penuh Makna

Kau Adalah – Isyana Sarasvati & Rayi: Romansa yang Manis

Bali United Tundukkan PSIS Semarang di Pertandingan Sengit

PSS Sleman Tampil Menggigit Meski Kalah Tipis dari Persikabo

Cantik – Kahitna: Kekaguman pada Sosok Tersayang

Dekat di Hati – RAN: Kehangatan Cinta yang Selalu Ada