
12 Juli 2025
Bandar Lampung — Seorang kakek penjual mainan balon tiup di perempatan jalan Teluk Betung, Bandar Lampung, mendadak viral setelah terekam berbicara lancar dalam lima bahasa asing kepada turis asing yang sedang berhenti di lampu merah. Dalam video berdurasi 2 menit yang diunggah ke Instagram oleh seorang wisatawan Jerman, kakek tersebut tampak berbicara dalam Bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, dan Spanyol tanpa ragu.
Netizen langsung takjub melihat keterampilan bahasanya yang fasih, terutama karena sang kakek masih mengenakan pakaian sederhana dan berjualan di pinggir jalan.
Pernah Jadi Pemandu Wisata Era 80-an
Setelah ditelusuri, kakek tersebut bernama Pak Sukirno (74), yang dulunya adalah pemandu wisata di Bali dan Yogyakarta pada tahun 1980-an. Ia pernah bekerja untuk biro tur internasional sebelum akhirnya berhenti karena krisis ekonomi dan pindah ke Lampung untuk merawat istri yang sakit.
“Saya belajar bahasa sambil dampingi turis. Kalau mereka senang, saya pun senang,” ujar Pak Sukirno yang kini tinggal di rumah kontrakan kecil.
Video Disorot Media Internasional
Video tersebut tak hanya viral di Indonesia, tetapi juga dibagikan ulang oleh akun luar negeri, termasuk media traveler dan akun komunitas bahasa dunia. Tagar seperti #KakekMultilingual, #SukirnoThePolyglot, dan #BalonBerbahasa menduduki trending topic global selama beberapa jam.
Pemerintah Daerah dan Komunitas Turun Tangan
Setelah viral, pemerintah kota dan komunitas pariwisata setempat langsung menemui Pak Sukirno dan menawarkan bantuan berupa tempat tinggal layak, bantuan usaha, dan peran sebagai mentor bahasa bagi anak-anak di sekitar tempat tinggalnya. Ia juga akan menjadi narasumber di program literasi multibahasa.
Kesimpulan
Kisah Pak Sukirno adalah bukti bahwa pengetahuan dan pengalaman tak pernah benar-benar hilang, meskipun waktu dan keadaan mengubah peran kita di dunia. Ia adalah pengingat bahwa bahasa adalah jembatan manusia — dan kadang ditemukan di balik balon tiup di perempatan jalan.