Chelsea mengumumkan perpanjangan kontrak gelandang asal Argentina, Enzo Fernández, hingga tahun 2030. Keputusan ini menegaskan komitmen klub untuk menjadikan Enzo sebagai salah satu pondasi utama proyek jangka panjang The Blues di bawah kepemimpinan Enzo Maresca.
Enzo, yang didatangkan dari Benfica pada 2023 dengan rekor transfer saat itu, telah menjadi sosok penting di lini tengah Chelsea. Dengan visi permainan, distribusi bola akurat, dan kemampuan bertahan- menyerang seimbang, ia dianggap sebagai motor permainan yang sulit tergantikan.
Direktur olahraga Chelsea, Laurence Stewart, menyatakan bahwa kontrak baru ini adalah bentuk kepercayaan besar klub terhadap sang gelandang. “Enzo adalah pemain dengan kualitas kelas dunia. Kami ingin memastikan bahwa ia tetap bersama kami untuk jangka panjang dan menjadi bagian penting dalam perjalanan klub meraih kembali kejayaan,” ujarnya.
Musim lalu, Enzo tampil impresif dengan mencatatkan 7 gol dan 11 assist di semua kompetisi. Ia juga menjadi pemain dengan rata-rata operan sukses tertinggi di tim (92%), sekaligus menunjukkan ketangguhan dalam duel lini tengah.
Fans Chelsea menyambut kabar ini dengan sukacita. Tagar #Enzo2030 langsung trending di media sosial, dengan banyak suporter menyebutnya sebagai “jantung permainan” tim. Beberapa bahkan membandingkannya dengan Frank Lampard, meski gaya bermain keduanya berbeda.
Pelatih Enzo Maresca menambahkan bahwa keberadaan Fernández sangat penting untuk sistem yang ia terapkan. “Dia adalah pemain yang menghubungkan setiap lini. Dengan kemampuan teknis dan kecerdasannya, dia bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja,” kata Maresca.
Meski begitu, ekspektasi besar tetap melekat pada Fernández. Chelsea masih dalam masa transisi setelah beberapa musim penuh inkonsistensi. Enzo dituntut tidak hanya menjaga performa individu, tetapi juga membantu tim membangun identitas permainan yang stabil.
Analis sepakbola menilai langkah Chelsea ini sangat strategis. Mengamankan pemain kunci di usia emas adalah modal penting agar klub bisa fokus membangun tim tanpa khawatir kehilangan aset terbaik.
Kini, pertanyaan besar bagi publik Stamford Bridge adalah: akankah Enzo Fernández benar-benar menjadi ikon baru Chelsea dan membawa klub kembali ke puncak Premier League, atau justru terjebak dalam tekanan ekspektasi tinggi London Biru?