
13 Juli 2025
Surabaya — Semangat gaya hidup aktif mendorong lahirnya tren baru di kalangan warga perkotaan: bersepeda sambil wisata. Di Surabaya, rute favorit yang saat ini paling diminati adalah jalur Taman Bungkul–Jembatan Suramadu–Pantai Kenjeran, yang menggabungkan olahraga santai dengan pemandangan alam dan laut.
Setiap akhir pekan, ratusan pesepeda dari komunitas dan keluarga terlihat memenuhi jalur sepeda yang kini semakin rapi dan aman, dengan petunjuk jalan, rest point, dan titik kuliner lokal.
Olahraga Sekaligus Edukasi Wisata
Jalur sepanjang kurang lebih 20 kilometer ini membawa pesepeda melewati landmark kota, taman-taman hijau, hingga tepian pantai Kenjeran. Banyak orang tua membawa anak-anak untuk memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus mengenalkan sejarah dan budaya kota.
“Sekarang anak-anak lebih semangat bangun pagi buat sepedaan, apalagi kalau tahu bisa makan lontong kupang di Kenjeran,” ujar Wawan (38), ayah dua anak dari Sidoarjo.
Dukung Pemerintah Kota Ramah Sepeda
Pemerintah Kota Surabaya sejak 2024 memang gencar mengembangkan infrastruktur ramah pesepeda, termasuk membuat green lane khusus, zona bebas kendaraan bermotor di akhir pekan, serta penyewaan sepeda gratis di beberapa titik wisata.
Bahkan tahun ini akan diadakan Festival Gowes Surabaya 2025, yang mengundang pesepeda dari berbagai kota besar di Indonesia.
Meningkatkan Ekonomi UMKM
Restoran kecil, kedai kopi, dan pedagang kaki lima di sepanjang jalur ini juga merasakan dampaknya. Banyak komunitas sepeda sengaja berhenti untuk kulineran lokal, membuat pendapatan warga meningkat secara signifikan.
Kesimpulan
Rute sepeda Surabaya–Kenjeran adalah contoh nyata bagaimana olahraga, pariwisata, dan ekonomi lokal bisa bersinergi. Gaya hidup aktif kini tidak hanya sehat untuk tubuh, tapi juga memperkuat ikatan sosial dan ekonomi komunitas.