Brussels, 4 Agustus 2025 — Uni Eropa akan menerapkan regulasi baru yang mewajibkan semua kendaraan ringan baru yang dibeli untuk sektor publik dan perusahaan menjadi kendaraan tanpa emisi sejak 1 Januari 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari Clean Vehicles Directive yang dimaksudkan untuk mempercepat transisi ke mobilitas listrik penuh.
🔌 Skema Implementasi dan Cakupan
-
Clean Vehicles Directive menetapkan bahwa mulai 1 Januari 2026, semua light-duty vehicles (mobil dan van) yang dibeli atau digunakan secara profesional (seperti armada pemerintah, transportasi publik, dan penyewaan resmi) harus merupakan kendaraan zero-emission—yaitu kendaraan listrik murni, termasuk plug-in hybrid dan hydrogen fuel cell jika memenuhi persyaratan emisi nol Mobility and Transport.
-
Untuk kendaraan berat (bus dan truk), definisi clean vehicle mencakup kendaraan dengan bahan bakar alternatif seperti biofuel, CNG, LNG, dan hydrogen. Namun opsi zero-emission tetap menjadi kualifikasi utama Mobility and Transport.
🎯 Alasan Strategis
-
Tujuan jangka panjang EU adalah mencapai emisi CO₂ nol pada kendaraan baru pada tahun 2035, sebagaimana diatur dalam regulasi standar emisi 2019/631 yang diperkuat pada 2023. Namun, kebijakan Clean Vehicles Directive mempercepat langkah ini khusus untuk armada publik dan komersial Wikipedia+2Climate Action+2Mobility and Transport+2.
🛠 Tantangan & Respons Industri
-
Produsen otomotif Eropa mendesak untuk melonggarkan kebijakan penundaan revisi target nol emisi 2035 terkait persaingan global dan keterbatasan rantai suplai baterai. Walau demikian, Komisi Eropa dan sebagian perusahaan seperti Volvo dan Uber mendukung konsistensi dengan target 2035 tanpa pengurangan komitmen T&E.
-
Beberapa kelompok legislatif seperti EPP mencoba menegosiasi penggunaan alternatif seperti biofuel dan plug-in hybrid hingga pasca-2035. Namun hingga kini Komisi menegaskan tidak akan mengubah tujuan nol emisi kendaraan di 2035 untuk kendaraan penumpang dan van Reutersrematec.com.
📉 Infrastruktur & Dukungan Pendukung
-
Regulasi EV Infrastructure Directive memerintahkan pemasangan stasiun pengisian cepat sepanjang jalan utama EU mulai 2025, dengan kerapatan charger yang semakin meningkat hingga 2028 dan seterusnya Reddit.
-
Perusahaan besar juga dijanjikan target fleet EV untuk memperkuat permintaan pasar—diperkirakan paling sedikit 2,1 juta EV untuk armada perusahaan pada 2030, membantu produsen memenuhi standar emisi T&E.
✅ Ringkasan Periode Implementasi
Tahun | Kebijakan dan Target |
---|---|
2025 | Emisi maksimum fleet light-duty -15% dibanding 2021 |
2026 | Clean Vehicles Directive: mobil van sektor publik/komersial hanya boleh EV |
2030 | Target penurunan emisi –‑55% dari level 2021 |
2035 | Penjualan baru kendaraan bermesin pembakaran = 0% |
🌍 Dampak & Masa Depan Mobilitas Eropa
-
Mandat 2026 berarti leasing mobil pemerintah, taksi, dan armada perusahaan harus langsung beralih ke EV secara penuh. Target ini menjadi katalis besar bagi percepatan infrastruktur dan permintaan EV.
-
Meskipun konsumen umum masih memiliki waktu hingga 2035 untuk beralih, armada profesional menjadi ujung tombak pasar EV dan memacu industri otomotif agar lebih cepat beradaptasi.
-
Namun tantangan tetap ada: infrastruktur belum merata, harga EV masih lebih tinggi, dan ketidakpastian politik di beberapa negara memicu debat soal realistisnya transisi ini POLITICOMedium.
🔚 Kesimpulan
Mulai tahun 2026, Uni Eropa akan mewajibkan bahwa semua kendaraan ringan baru yang dibiayai oleh sektor publik atau perusahaan adalah kendaraan zero-emission. Langkah ini merupakan titik balik dalam transformasi mobilitas hijau di Eropa—mengawali era kendaraan resmi bersih penuh dua dekade lebih cepat dari target pasar umum pada 2035.