Kampar, 30 April 2026 – Wakil Bupati Kampar mendorong komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui forum dialog Green for Riau yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah, hingga pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kita perlu sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Dialog ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan limbah, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, hingga pelestarian ekosistem. Para peserta juga berbagi pandangan serta solusi inovatif yang dapat diterapkan di tingkat daerah.
Perwakilan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia turut hadir dan menyampaikan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan yang dikenal sebagai Green Policing. Program ini menekankan peran aktif aparat dalam kegiatan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, sejumlah organisasi masyarakat dan komunitas lingkungan juga berpartisipasi aktif dalam diskusi. Mereka menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat serta penerapan kebijakan yang tegas terhadap pelanggaran lingkungan.
Wabup Kampar berharap dialog ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan langkah konkret yang dapat diimplementasikan. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan sebagai bagian dari masa depan daerah.
“Lingkungan yang sehat adalah warisan untuk anak cucu kita. Karena itu, komitmen ini harus dijaga bersama dan diwujudkan dalam tindakan nyata,” tambahnya.
Kegiatan Green for Riau diharapkan menjadi titik awal penguatan kerja sama antar pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Riau. Dengan adanya sinergi yang kuat, upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.






