Jakarta, 8 Mei 2026 – Universitas Islam Riau menjalin kolaborasi dengan BUMDes Maju Jaya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kampar. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat desa, serta pemanfaatan teknologi dan edukasi untuk mendukung produksi pangan lokal.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Perguruan tinggi dan badan usaha milik desa disebut memiliki peran penting dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan.
Pengamat pertanian menjelaskan sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat desa dapat membantu mempercepat transfer pengetahuan serta penerapan inovasi di sektor pertanian. Pendampingan akademis dinilai mampu meningkatkan kualitas produksi dan pengelolaan usaha pangan masyarakat.
Program kerja sama tersebut disebut mencakup pelatihan pertanian, pengembangan usaha berbasis pangan lokal, hingga pendampingan manajemen usaha desa agar lebih mandiri dan produktif. Selain itu, pemanfaatan teknologi pertanian modern juga menjadi salah satu fokus pengembangan.
Pengamat ekonomi pedesaan menilai BUMDes memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi desa apabila didukung sumber daya manusia dan sistem pengelolaan yang baik. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai dapat memperkuat kapasitas tersebut.
Kampar sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi sektor pertanian dan perkebunan cukup besar di Riau. Pengembangan ketahanan pangan lokal dinilai penting untuk mendukung stabilitas ekonomi masyarakat desa.
Selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal secara lebih optimal.
Pengamat pembangunan daerah menyebut ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya dan menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang.
Universitas Islam Riau disebut terus mendorong keterlibatan dunia akademik dalam pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan riset yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Masyarakat desa diharapkan dapat memanfaatkan program pendampingan tersebut untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas di sektor pertanian maupun usaha pangan lokal lainnya.
Pengamat pendidikan menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan desa dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara dunia akademik dan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan secara nyata.
Dengan kolaborasi antara Universitas Islam Riau dan BUMDes Maju Jaya, penguatan ketahanan pangan di Kampar diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.





