
Jakarta, Indonesia – Bintang muda balap motor Indonesia, Fadillah Arbi Aditama, resmi diumumkan sebagai salah satu figur utama dalam dokumenter original Netflix Asia berjudul “Born to Ride: Asia’s Fastest”, yang menyoroti kehidupan para pebalap muda paling menjanjikan dari benua Asia. Dokumenter ini akan tayang secara global pada Agustus 2025 dalam enam episode penuh adrenalin dan emosi.
Fadillah Arbi, yang saat ini berlaga di ajang FIM JuniorGP dan Moto3 World Championship, menjadi perwakilan Indonesia dalam serial tersebut. Ia akan tampil berdampingan dengan pebalap muda dari Jepang, Thailand, India, dan Malaysia, serta menunjukkan bagaimana kerja keras, pengorbanan, dan mimpi menjadi bahan bakar utama untuk menembus dunia balap profesional Eropa.
Perjalanan Dari Magetan ke Moto3
Dokumenter ini menampilkan rekaman eksklusif perjalanan Arbi dari sirkuit lokal di Magetan, Jawa Timur, hingga paddock profesional di Spanyol dan Italia. Kamera mengikuti proses latihannya yang intens, bagaimana ia menghadapi cedera, tekanan sponsor, dan impian menjadi pebalap MotoGP pertama dari Indonesia yang konsisten di papan atas.
Dalam salah satu cuplikan, Arbi mengungkapkan:
“Banyak yang kira balap motor itu cuma gas dan rem. Padahal ini soal presisi, mental, dan ribuan jam kerja tanpa sorotan kamera.”
Disutradarai oleh Pembuat “Formula 1: Drive to Survive”
Netflix menggandeng tim produksi di balik kesuksesan Drive to Survive, dengan gaya sinematik, musik penuh ketegangan, dan narasi mendalam tentang sisi manusiawi dari seorang atlet. Arbi menjadi sorotan khusus karena usia mudanya, ketenangannya di lintasan, dan dedikasinya terhadap keluarga.
Serial ini juga akan mengangkat sisi emosional saat Arbi harus meninggalkan keluarganya selama berbulan-bulan di Eropa, dan tekanan yang ia rasakan sebagai harapan baru Indonesia di dunia balap motor.
Antusiasme Fans Balap Tanah Air
Tagar #BornToRideNetflix dan #ArbiAditama menjadi trending topic di Indonesia setelah trailer resmi dirilis. Komunitas MotoGP lokal dan para pecinta otomotif menyatakan rasa bangga atas pencapaian Arbi, menyebutnya sebagai “ikon balap generasi baru” yang akan mengangkat nama Indonesia di panggung dunia.
Kemenpora RI juga menyambut baik kehadiran dokumenter ini sebagai bentuk promosi positif untuk pembinaan atlet muda dan potensi industri balap nasional.
Kesimpulan
Kehadiran Fadillah Arbi Aditama dalam Born to Ride: Asia’s Fastest menandai tonggak baru bagi olahraga balap Indonesia di mata dunia. Dokumenter ini tak hanya menyajikan kecepatan dan persaingan, tetapi juga menggali semangat, keberanian, dan ketekunan seorang anak muda yang berani mengejar mimpinya hingga ke sirkuit dunia.