Jakarta, 30 Agustus 2026 – Timnas Indonesia U-20 membawa tiga pemain diaspora dalam skuad yang dipersiapkan untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Ketiganya masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil pelatih Nova Arianto untuk bersaing di Grup H.
Tiga pemain tersebut adalah Welber Jardim, Amar Brkic, dan Eizar Jacob. Ketiganya saat ini berkarier di luar Indonesia dan diharapkan menambah kekuatan Garuda Muda dalam persaingan menuju putaran final Piala Asia U-20 2027.
1. Welber Jardim
Welber Jardim menjadi salah satu nama yang paling dikenal dalam skuad diaspora Indonesia U-20. Pemain kelahiran Banjarmasin, 25 April 2007, tersebut berposisi sebagai gelandang dan saat ini memperkuat São Paulo FC di Brasil.
Welber memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Leilyana Halim, sementara ayahnya, Elisangelo Jardim de Jesus, berasal dari Brasil dan pernah berkarier sebagai pesepak bola di Indonesia.
Pemanggilan kali ini kembali menempatkan Welber sebagai bagian dari rencana Nova Arianto untuk memperkuat lini tengah Garuda Muda.
2. Amar Brkic
Nama kedua adalah Amar Brkic. Pemain kelahiran Jerman, 11 Juni 2007, tersebut berposisi sebagai bek dan tercatat memperkuat Sportverein Darmstadt 1898, klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Jerman.
Amar memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Kebumen. Pengalamannya bermain di kompetisi sepak bola Jerman menjadi salah satu modal yang dapat membantu Timnas Indonesia U-20 menghadapi persaingan di level Asia.
3. Eizar Jacob
Eizar Jacob melengkapi tiga pemain diaspora dalam skuad Garuda Muda. Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut saat ini memperkuat Sydney FC di Australia.
Eizar menjadi salah satu pemain abroad yang dipercaya Nova untuk masuk dalam skuad utama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Kehadirannya memberikan tambahan opsi bagi sektor pertahanan Indonesia.
Indonesia Tergabung di Grup H
Timnas Indonesia U-20 berada di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan tuan rumah Laos. Seluruh pertandingan grup akan berlangsung di Laos pada 31 Agustus hingga 6 September 2026.
Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Malaysia pada pertandingan pertama, kemudian Laos, sebelum menutup fase kualifikasi dengan melawan Australia.
Sebanyak delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik akan mendapatkan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.
Bagi Indonesia, keberhasilan lolos ke Piala Asia U-20 juga memiliki arti penting karena turnamen tersebut menjadi jalur menuju Piala Dunia U-20 2027. Dengan tiga pemain diaspora di dalam skuad, Nova Arianto berharap komposisi Garuda Muda semakin kompetitif untuk menghadapi lawan-lawan berat di Grup H.





