Jakarta, 1 Oktober 2026 – Bathing Carnival Bhutan (BCB) akan kembali digelar untuk kedua kalinya pada 6–8 November 2026 di Telung, Nganglam, PemaGatshel, wilayah timur Bhutan. Festival selama tiga hari tersebut mengusung tema “Celebrating the Joy of Water” dengan memadukan rekreasi air, budaya, olahraga dan hiburan. Penyelenggaraan tahun kedua dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan sekaligus memperkenalkan destinasi di Bhutan bagian timur. Festival juga melibatkan masyarakat setempat dalam berbagai kegiatan yang disiapkan untuk pengunjung.
Bathing Carnival Bhutan terinspirasi dari Thruebab atau Blessed Rainy Day, tradisi Bhutan yang berkaitan dengan praktik mandi menggunakan air alami yang dianggap memiliki nilai khusus. Dalam kebudayaan setempat, air dikaitkan dengan kehidupan, pembaruan, kebahagiaan serta kesejahteraan. Penyelenggaraan pertama BCB sebelumnya berlangsung bersamaan dengan Thruebab. Pada edisi kedua, semangat tradisi tersebut tetap dipertahankan dengan menghadirkannya melalui rangkaian kegiatan yang lebih kontemporer.
Beragam aktivitas berbasis air menjadi daya tarik utama festival. Pengunjung dapat mengikuti perang air, tarik tambang air, mandi bersama hingga lomba estafet menggunakan ember berisi air. Sejumlah permainan keterampilan seperti menembak balon, lempar cincin dan water balloon throwball juga disiapkan. Kegiatan fly fishing turut menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan dengan memanfaatkan karakter perairan alami di kawasan Bhutan timur.
Unsur kebudayaan juga mendapat porsi penting dalam penyelenggaraan festival. Pengunjung dapat menjelajahi pasar lokal serta menyaksikan demonstrasi pembuatan Tsatshi Buram atau permen gula tradisional. Dung dan Jaling yang merupakan instrumen musik tradisional Bhutan turut diperkenalkan dalam rangkaian acara. Selain itu, terdapat Valley Fruit Feast, pengalaman makan dengan alas bambu hingga tarian bersama yang mempertemukan masyarakat lokal dengan wisatawan.
PemaGatshel dipilih sebagai lokasi festival sekaligus diperkenalkan sebagai salah satu destinasi yang menawarkan lanskap alam dan kehidupan masyarakat khas Bhutan timur. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat mendorong wisatawan menjelajahi wilayah di luar jalur wisata Bhutan yang selama ini lebih dikenal. Pendekatan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat setempat untuk terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. BCB dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai acara hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya dan potensi daerah.
Jadwal penyelenggaraan pada 6–8 November 2026 ditetapkan dengan mempertimbangkan Proyek 108 di Gelephu Mindfulness City sekaligus arti penting inisiatif Kerajaan Bhutan tersebut. Jadwal festival akan berubah mulai tahun berikutnya. Mulai 2027, Bathing Carnival Bhutan direncanakan menjadi agenda tahunan yang berlangsung pada 1–3 November di Telung, PemaGatshel. Kepastian jadwal tahunan diharapkan membantu memperkuat posisi festival sebagai salah satu agenda wisata khas Bhutan.
Penyelenggaraan kedua Bathing Carnival Bhutan menjadi upaya mengembangkan tradisi lokal menjadi pengalaman wisata yang menggabungkan alam, budaya dan aktivitas rekreasi. Berbagai kegiatan tambahan pada edisi 2026 membuat pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk mengenal kehidupan masyarakat Bhutan timur. Keterlibatan komunitas lokal juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan karakter daerah. Melalui festival tersebut, Bhutan berupaya memperluas pilihan destinasi sekaligus mempertahankan unsur tradisi yang menjadi identitas pariwisatanya.





